Fungsi Tombol pada
setup BIOS :
Esc
/ Escape => keluar dari setup BIOS
←↑→↓ => tombol memilih menu
D
=> modifikasi panjang field
F1
=> mencari bantuan fungsi tombol
F2
=> mengubah background BIOS
F5
=> mengubah ke settingan terdahulu yang pernah ada
F6
=> mengubah ke settingan yang paling optimal
F7
=> menyetting ke performance terbaik
F10 => keluar dari setup BIOS dan menyimpan hasil
settingan
Untuk
memunculkan menu selanjutnya tekan tombol panah (arahkan pada menu yang dituju) kemudian tekan Enter.
Menu dalam BIOS :
1. Standar CMOS Setup
2. Advanced Setup
3. Power Management Setup
4. PCI / PnP Configuration
5. Load Optimal Setting
6. Load Best Performance Setting
7. Features Setup
8. CPU PnP Setup
9. Hardware Monitor
10. Change
Password
11. Exit
1.
Standar CMOS (Complimentary Metal
Oxide Semicondutor) Setup
Berfungsi
untuk setting standar seperti tanggal, waktu, type harddisk yang terpasang, disk drive, dan monitor.
N Fungsi konfigurasi pada standar CMOS :
Ø
Date
& Time => melakukan setting perubahan waktu dan tanggal sesuai Real Time
Clock
Ø
IDE
( Integrated drive electronics) Device => melakukan setting harddisk yang
terpasang
Ø
Type
harddisk :
Ø IDE Primary Master
=> harddisk utama yang berfungsi sebagai penyimpanan sistem operasi dan
program aplikasi
Ø IDE Primary Slave
=> harddisk utama yang berfungsi sebagai penyimpanan berupa data saja
Ø IDE Secondary
Master => harddisk tambahan / cadangan yang berfungsi sebagai penyimpanan
sistem operasi dan program aplikasi
Ø IDE secondary
Slave=> harddisk tambahan / cadangan yang berfungsi sebagai penyimpanan
berupa data saja
Ø Floppy disk =>
melakukan setting disk drive
Ø Video =>
melakukan setting monitor biasanya EGA / VGA
Ø
Half On => untuk mensetting kapan computer
berhenti beroperasi
Ø
Base
/ Extended / Total Memory => untuk mengetahui kapasitas memori, tersetting
secara otomatis.
2.
Advanced Setup
Digunakan untuk mengetahui informasi / mengatur system
yang terpakai di dalam computer.
Perintah
Advanced BIOS :
N Fungsi konfigurasi pada Advanced Setup
Ø Virus
warning => mengaktifkan / menonaktifkan program anti virus untuk motherboard
atau boot sector
Ø Quick
Power On Self Test => Pemeriksaan terhadap komponen-komponen pada saat
computer melakukan booting.
Ø First
Boot Device => Pengecekan terhadap system booting pertama kali
Ø Swap Floppy =>
untuk menukar disk drive misalkan dari B ke A atau sebaliknya.
Ø Boot
Up Floppy Seek => mengecek kapasitas disket yang terpasang
Ø Boot
Up NumLock Status => mengaktifkan / menonaktifkan tombol Num Lock pada saat
computer melakukan booting
Ø Typematic
Rate Setting => setting typematic rate / berapa banyak karakter yang
ditransfer tiap detik.
Ø Security
Option => memberikan password pada saat computer dihidupkan
Ø OS
Select For DRAM > 64 => untuk mengecek DRAM > 64 MB, jika bukan pilih
Non-OS2
Ø Video
BIOS Shadow => Memindahkan VGA Bios Shadow ke DRAM.
3.
Power Management Setup
Digunakan untuk mensetup manajemen power => mengatur
power yang ada dikomputer yaitu power pada monitor dan CPU.
N Fungsi setiap bagian
:
Ø ACPI
Function => Fungsi ACPI (Advanced Configuration and Power Interface)
Ø Power
Management => mengatur power untuk computer
Ø PM
Control by APM => mengatur penghematan energi
Ø Video
Off Option => setting pilihan bagaimana monitor dimatikan
Ø Video
Off Method => Metoda video
Ø MODEM
Use IRQ => IRQ membuka modem
Ø Soft-Off
by PWBTN => mati gelap dengan PWBTN
4.
PCI / PnP (Plug and Play) Configuration
Digunakan untuk mengidentifikasikan PnP pada slot PCI
yang terpasang diCPU.
Fungsi
setiap bagian :
N Fungsi setiap bagian
:
Ø PNP OS Installed
=> jika memilih ‘Yes’ maka computer akan mengurus IRQ, I/O pada saat booting
saja
Ø Reset
configuration data => digunakan untuk menghapus data PnP
Ø Resources
Controlled by => pemberian resources diberikan secara otomatis atau manual
Ø X
IRQ Resources / X DMA Resources => untuk melengkapi jika resources
controlled by menggunakan pilihan manual
Ø PCI / VGA Palette
Snoop => mengaktifkan PCI / VGA
Ø Assign IRQ for VGA
=> mengarahkan IRQ ke VGA
Ø Assign
IRQ for USB => mengarahkan IRQ ke USB.
5.
Load Optimal Setting => mengatur
settingan yang paling optimal yang pernah ada
6.
Load Best Performance => mengatur
settingan yang paling terbaik yang pernah ada
7.
Features Setup
Digunakan untuk mengecek DRAM, USB dan PCI yang ada pada
motherboard.
N Fungsi dari setiap bagian ini adalah :
Ø DRAM Timing By SPD
=> menentukan kecepatan DRAM yang digunakan
Ø DRAM Clock =>
DRAM untuk menghitung waktu
Ø DRAM
Drive Strength => DRAM putaran driver
Ø P2C
/ C2P Concurrency => PsC / C2P ….
Ø Fast
R-W Turn Around => kecepatan untuk turn read-write
Ø System BIOS
Cacheable => menentukan BIOS, sehingga kecepatan system bertambah
Ø Video
RAM Cacheable => menentukan video RAM, sehingga mempercepat system
Ø Frame buffer size
=> menampilkan ukuran memori internal biasanya 8 M
Ø AGP
Aperture Size => menentukan ukuran memori eksternal AGP 64 M, 128 M
Ø OnChip
USB => menentukan OnChip USB
Ø USB
Keyboard support => menentukan USB untuk keyboard
Ø OnChip
Sound => OnChip untuk suara
Ø OnChip
Modem => OnChip untuk modem
Ø CPU
to PCI Writer Buffer => CPU to PCI untuk menyimpan ke memori
Ø PCI
Dinamic Bursting => PCI untuk dinamis bursting
Ø PCI Master 0 WS
Writer => PCI untuk master pengetikan
8.
CPU PnP Setup
Digunakan untuk mengetahui informasi yang ada pada CPU
(ex. Type CPU,etc)
9.
Hardware Monitor
Digunakan untuk mengetahui informasi system yang ada pada
Monitor
10. Change Password
Mengubah password masuk ke dalam BIOS